CMA CGM dan MSC Menyelesaikan Integrasi Tradelens dan Bergabung sebagai Operator Landasan yang Bekerjasama dengan Platform Pengiriminan IBM dan Maersk untuk Meningkatkan Pembagian Data di Dalam Industri

Pengangkut peti kemas utama di dunia, CMA CGM dan MSC baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka kini terintegrasi dalam Tradelens (www.tradelens.com), membantu memastikan data logistik yang terintegrasi penuh, tepat waktu dan konsisten untuk pengangkutan peti kemas mereka di seluruh dunia. Platform digital tersebut dijalankan di IBM Cloud (IBM) dan IBM Blockchain, dan dikembangkan bersama oleh IBM dan A.P. Moller – Maersk.

Kedua perusahaan pemimping pangsa pasar pengiriman global ini, bersama dengan Maersk, akan bertindak sebagai operator landasan dengan peran memperluas ekosistem dan operasional platform, termasuk memainkan peran penting sebagai pengesah dalam jaringan teknologi blockchain.

Penambahan dua pemimping pasar pengiriman global utama menandai pencapaian penting bagi industri, di mana hingga saat ini terlalu sering mengandalkan perdagangan di atas kertas dan penanganan dokumen secara manual yang meningkatkan biaya dan menghambat keberlangsungan usaha. Maersk, MSC, CMA CGM dan IBM, bersamaan dengan jaringan Tradelens yang terdiri dari terminal, otoritas bea cukai dan perusahaan penyedia jasa layanan logistik serta penyedia transportasi intermoda, membawakan perubahan yang dirancang untuk menguntungkan seluruh peserta jaringan dengan mempermudah pembagian data pengiriman dan kolaborasi digital dengan cepat dan terpercaya.

"Digitalisasi merupakan landasan strategi Grup CMA CGM yang bertujuan untuk menyediakan solusi bagi kebutuhan pelanggan kami. Kolaborasi penuh di seluruh bagian industri seperti benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya. Hanya dengan bekerja sama dan menyetujui seperangkat standar dan tujuan, kami dapat mewujudkan transformasi digital yang kini berada di hampir keseluruhan dari industri pengiriman global", kata Marc Bourdon, Wakil Presiden Senior Jaringan Agen Komersial dari CMA CGM.

Hal ini menyelesaikan proses transformasi digital yang telah memakan waktu lebih dari satu tahun, di mana membutuhkan investasi yang besar dalam kemampuan API. Sebuah pencapaian penting dalam proses ini adalah 15 inisiasi proyek yang melibatkan lebih dari 3.000 kiriman unik, 100.000 peristiwa dan 6.000 peti kemas untuk memastikan platform Tradelens menyalurkan dan membagikan data pengiriman di berbagai rantai pasokan dengan cepat dan tepat.

Anggota TradeLens menggunakan platform untuk terhubung dengan ekosistem dan berbagi informasi yang dibutuhkan untuk pengiriman mereka berdasarkan izin yang diberikan, tanpa membagikan data yang sensitif. Tradelens memungkinkan untuk mengakses data melalui sumber yang paling dekat dengan waktu nyata, meningkatkan kualitas informasi, memberikan tampilan data yang lengkap saat kargo bergerak di seluruh dunia, dan membantu menciptakan catatan transaksi yang lebih tepat waktu dan aman. Diluncurkan pada tahun 2018, ekosistem Tradelens kini meliputi 175 organisasi – meluas ke lebih dari 10 perusahaan pengiriman laut dan mencakup data lebih dari 600 pelabuhan dan terminal. Hingga saat ini, ia telah melacak 300 juta pengiriman peti kemas, 1,5 miliar peristiwa dan sekitar 13 juta dokumen yang diterbitkan.

Bagi pelanggan, penambahan CMA CGM dan MSC di dalam produksi dapat mengurangi selisih data yang lebih kecil karena mereka bekerja sama dengan banyak perusahaan pengiriman. Selain itu, anggota lain seperti pelabuhan, terminal, badan otoritas dan penyedia pengangkutan intermoda diuntungkan dengan kemampuan menggunakan data yang diizinkan untuk mendapatkan gambaran lengkap pergerakan angkutan di seluruh dunia. Operator terminal yang menggunakan Tradelens untuk meningkatkan perencanaan lahan kini dapat mengakses data yang jauh lebih lengkap untuk memroses beberapa kapal pengangkutan sekaligus.

"TradeLens merupakan inisiatif penting dalam digitalisasi pengiriman global dan logistik, dengan potensi membantu perusahaan pengiriman dan pelanggan mereka meningkatkan transparansi serta mengurangi kesalahan dan penundaan, keseluruhannya itu pada saat genting ketika industri sedang memikirkan ulang dan meningkatkan ketahanan rantai pasokan," kata Andre Simha, Kepala Bagian Digital & Informasi Global dari Perusahaan Pengiriman MSC Mediterranean. "Dengan menyelesaikan integrasi, kami dapat menunjukkan kepada pelanggan dan mitra usaha kami, bagaimana mereka dapat menciptakan dan melihat nilai dari platform, dan kami berharap banyak dari mereka akan bergabung, menciptakan ekosistem yang lebih besar dan lebih menguntungkan."

Kini setelah mereka aktif di platform, MSC dan CMA CGM mempromosikan kemampuan dan keanggotaan Tradelens kepada pelanggan dan mitra usaha mereka di seluruh wilayah.

Seiring TradeLens terus bertumbuh, penambahan pelabuhan dan terminal baru lainnya termasuk Pelabuhan Komersial Vladivostock, DP World, PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), Portbase, QTerminals and Pelabuhan Hamad, Terminal Internasional Manzanillo dari SSA Marine – Panama (MIT-Panama), Shipwaves, Termintal South Asia Gateway and Yilport Holding.

Latest Magazine




Our Sponsors







Maritime Events

3 - 5 August 2021
Radisson Golf & Convention Centre, Indonesia