Pesanan Kapal Gas Alam Cair (LNG) Qatar senilai 19 miliar Dolar Amerika merupakan keuntungan bagi pembuat kapal Korea Selatan

SEOUL: Pembuat kapal Korea Selatan yang kesusahan telah diberikan bantuan di tengah kondisi pasar yang semakin sulit dengan adanya pesanan dari Qatar Petroleum senilai 19 miliar Dolar Amerika untuk pembuatan kapal gas alam cair (LNG), kata analis pada hari Selasa (2 Juni).

Produsen LNG milik negara Qatar telah menandatangani perjanjian dengan galangan kapa "Tiga Besar" di Korea Selatan pada hari Senin untuk mengamankan lebih dari 100 kapal hingga tahun 2027, dalam sebuah pesanan kapal LNG tunggal terbesar yang pernah ada.

Dengan penurunan drastis pasar di depan mata, pesanan ini datang tepat waktu bagi Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Hyundai Heavy Industries Holdings dan Samsung Heavy Industries, kata analis.

"Mereka pastinya akan mengkhawatirkan kelangsungan perusahaan mereka pada tahun depan jika mereka tidak memenangkan kesepakatan dengan Qatar ini," kata Lee Dong-heon, seorang analis di Daishin Securities, yang memperkirakan ketiganya akan memiliki tumpukan pesanan selama satu setengah tahun ke depan.

Nilai saham ketiga perusahaan pembuat kapal tersebut menguat lebih dari 20 persen pada hari Selasa.

"Ini merupakan pesanan kapal LNG tunggal terbesar sepanjang sejarah. Kita tidak pernah melihat begitu banyak kapal LNG dipesan di tahun yang sama, apalagi oleh satu pembeli," kata Saul Kavonic, seorang analis dari Credit Suisse.

Industri ini telah menderita selama masa kemerosotan pembuatan kapal yang telah menyebabkan kerugian besar, pemutusan hubungan kerja dan talangan dana dari pemerintah. Lee mengatakan bahwa perkiraan pasar telah mengindikasikan penurunan pesanan sebesar 30 persen di tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu.

Park Moon-hyun, seorang analis dari Hana Financial Investment, mengatakan kesepakatan tersebut bisa menjadi sebuah "kesempatan bagi pembuat kapal Korea Selatan untuk mengatasi kemerosotan yang mereka hadapi … dan fokus pada bidang yang mereka kuasai"

Qatar Petroleum tidak mengumumkan rincian pesanan untuk masing-masing perusahaan.

Samsung Heavy mengatakan mereka akan menandatangani kesepakatan mulai dari tahun ini hingga tahun 2024 dan mengharapkan dampak positif pada pesanan oleh perusahaan pengiriman yang sedang mempertimbangkan kapal LNG. Baik Hyundai Heavy maupun Daewoo Shipbuilding menolak untuk memberikan komentar.

Latest Magazine




Our Sponsors







Maritime Events

3 - 5 August 2021
Radisson Golf & Convention Centre, Indonesia